PT Bank Negara
Indonesia (persero) Tbk berusaha aktif ikut serta dalam program pemerintah
menciptakan para wirausahawan baru. Berbagai upaya dilakukan bank BUMN ini,
salah satunya adalah berkontribusi dalam program Gerakan Kewirausahaan Nasional
(GKN).
Bertempat di
Jakarta, Senin (18/3/2013), Gatot M Suwondo, Direktur Utama BNI menegaskan bahwa
negara sebesar dan kaya Indonesia hanya memiliki jumlah entrepreneur kurang
dari 5%. Ia pun menyayangkan kondisi tersebut. Atas dasar itu, BNI bertekad ikut
menciptakan banyak wirausahawan baru dengan memberikan dukungan pembiayaan dan
pelatihan secara maksimal.
Ada beberapa
hal yang dilakukan BNI untuk menciptakan wirausahawan baru. Pertama, bank
menyalurkan kredit kemitraan kepada pelaku usaha yang menjadi mitra binaan.
Tahun 2012, BNI telah menyalurkan kredit lunak kepada seluruh mitra binaan
sebesar Rp 38 milliar. Dan tahun ini, bank menargetkan pengucuran kredit
kemitraan sekitar Rp 110 miliar. Dengan kenaikan dukungan fasilitas kredit
ringan tersebut, BNI memperkirakan akan ada peningkatan jumlah wirausahawan baru
yang tercipta, dari 7.000 orang di 2012, menjadi sekitar 10.000 wirausahawan
pada tahun ini.
Selain
fasilitas kredit kemitraan yang bersumber dari dana Corporate Community
Responsibility (CCR) itu, BNI juga menyediakan fasilitas pembiayaan lain khusus
untuk menguatkan para wirausahawan baru. Ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR)
dan BNI Wirausaha (BWU). Di 2012, realisasi KUR BNI mencapai Rp 10,7 triliun
kepada lebih dari 120.000 nasabah seluruh Indonesia.
Sebagian besar
nasabah KUR adalah nasabah mitra binaan BNI yang telah naik kelas dari bantuan
Kredit Kemitraan menjadi nasabah KUR. Tidak hanya bantuan berupa pinjaman lunak,
nasabah mitra binaan juga mendapat pelatihan dari BNI untuk mempertajam jiwa
kewirausahaan.
BWU sendiri
pada tahun 2012 telah menyalurkan pinjaman lunak sebesar Rp 2,65 triliun kepada
lebih dari 14.000 debitur. Diharapkan, tahun ini, BWU dapat menyalurkan kredit
lunak sebesar Rp 3,5 triliun kepada lebih dari 18.000 debitur.
BNI mengklaim
bahwa dirinya patut disebut sebagai penggiat dan motivator yang telah banyak
memfasilitasi UMKM sebagai wirausahawan baru. Pada Januari 2013, BNI telah
mengucurkan fasilitas kredit kemitraan, KUR, dan BWU senilai Rp 7,546 miliar
kepada pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di Pusat Grosir Makassar Karebosi.
Secara keseluruhan dari tahun ke tahun, penyaluran kredit lunak oleh BNI selalu
meningkat. Dari tahun 2011 ke 2012 mengalami peningkatan 43,3%. BNI pun fokus
membidik nasabah potensial yang non bankable untuk mengembangkan usahanya
melalui kredit lunak dari BNI.
Terakhir, BNI
pun ikut serta dalam Gerakan Kewirausahaan Nasional. Acara pembukaan Gerakan
Kewirausahaan Nasional tahun ini memusatkan kegiatan utamanya di Gelora Bung
Karno, Jakarta, Senin kemarin. Pada acara tersebut, salah satu mitra binaan BNI
memperoleh penghargaan yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono. Ia adalah Meiky Okiyasari selaku avalis (ibu angkat)
para pengrajin tenun songket di Kampoeng BNI Songket yang terletak di Kabupaten
Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
No comments:
Post a Comment